Sejarah Pemadam Kebakaran

Menurut buku dari “BRANDWEER BATAVIA KE DINAS KEBAKARAN DKI JAKARTA” urusan pemadam kebakaran di kota Jakarta mulai di organisir pada tahun 1873 oleh Pemerintah Hindia Belanda. Urusan pemadam kebakaran ini secara hukum di bentuk oleh Resident op Batavia melalui ketentuan yang disebut sebagai “Reglement op de Brandweer in deAfdeeling stad Vorstedent Van Batavia .

Suatu kejadian penting yang patut di catat adalah terjadinya kebakaran besar di kampung Kramat-Kwitang. Kebakaran tersebut tak dapat teratasi oleh pemerintah kota pada saat itu. Peristiwa itu mendorong pemerintah atau “Gemeente of de Brandweer”. Pada tanggal 25 Januari 1915 mengeluarkan “Reglement ofde Brandweer (Peraturan tentang pemadaman kebakaran). Namun tak lama kemudian, yakni pada tanggal 4 Oktober 1917, pemerintah mengeluarkan peraturan baru yakni melalui ketentuan yang disebut staadsblad 1917 No. 602. Hal penting yang perlu di catat dari ketentuan ini adalah pembagian urusan pemadam kebakaran. Yakni menjadi pemadam kebakaran sipil dan pemadam kebakaran militer.

Suatu kejadian penting yang patut selalu diingat adalah peristiwa diberikannya suatu tanda penghargaan kepada Bradweer Batavia oleh mereka yang mengatasnamakan kelompok orang betawi. Tanda penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk “Prasasti” pada tanggal 1 maret 1929. Tanda penghargaan tersebut di berikan masyarakat Betawi pada waktu itu adalah sebagai wujud rasa terimakasih mereka atas darma bakti para petugas pemadam kebakaran.